Nama : Nike Alan Orlando
Npm :
25209265
Kelas : 4EB18
BAB
1
PENDAHULUAN
1.1
Akuntansi Sebuah Bahasa Bisns
Akuntansi
merupakan alat komunikasi. Oleh karena itu, akuntansi disebut bahasa bisnis.
Bahasa dapat dipelajari, begitu pula akuntansi dapat dan perlu dipelajari agar
dapat terjadi komunikasi bisnis antar pihak-pihak yang berkepentingan.
1.2
Akuntansi Keuangan dan Akuntasi manajemen
Akuntansi
manajemen yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi manajemen
dalam melaksanakan fungsi-fungsi perencanaan dan pengendalian serta pengambilan
keputusan yang terkait dengan operasi dan akuntansi keuangan yang digunakan
untuk memenuhi kebutuhan pemakaian eksternal akan informasi keuangan yang
terkait dengan perusahaan yang bersangkutan.
Masing-masing
akuntansi tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda. Salah satu perbedaan
tersebut adalah bahwa akuntansi keuangan memerlukan regulasi atau standar,
sementara akuntansi manajemen tidak memerlukan.
1.3
Perkembangan Praktik Akuntansi
Praktik
akuntansi terus berubah sesuai dengan kebutuhan, baik kebutuhan pelaksanaan
akuntansi maupun kebutuhan penerimaan atau pencari informasi tersebut.
Diversitas yang merupakan rintangan terhadap globalisasi bisnis dan arus dana
sudah dirasakan sejak tahun 1960-an. Untuk mengikis diversitas tersebut,
oganisasi-organisasi profesi akuntansi di dunia untuk membentuk Internatioanl
Accounting Standars Commite (IASC).
1.4
Diversitas Akuntansi
Akuntansi suatu yurisdiksi atau
negara berbeda dengan akuntansi yurisdiksi atau negara yang lain, sesuai dengan
faktor-faktor penyebab yang terdapat pada masing-masing yurisdiksi. Berikut ini
uraian mengenai diversitas akuntansi tersebut dilihat dari aspek pengukuran
asset dan kewajiban dan aspek penentuan modal dan laba periodik.
1.5 Peran
Akuntansi
Peran
akuntansi tiap negara berbeda, seperti halnya pada laporan akuntansi keuangan.
Namun pada hakikatnya adalah sama, bukti bahwa laporan akuntansi adalah relevan
dengan keputusan yang diambil oleh investor dalam pengambilan keputusan untuk
pembelian ataupenjualan saham. Ini merupakan contoh secara umum yang terjadi.
1.6 Korporasi
Multinasional dan Keterlibatanya Dalam Bisnis Internasional
Perusahaan yang paling rendah
tingkat globalisasi bisnisnya adalah perusahaan yang mempunyai transaksi utang
piutang alam valuta asing (valas), sementara yang tingkat globalisasinya paling
tinggi adalah koporasi multinasional (MNC, multinational corporation). MNC
adalah perusahaan yang terlibat dalam produksi dan penjualan barang atau jasa
pada lebih dari sebuah negara.
1.7 Pengertian
Akuntansi Internasioanal
Ada 2 tipe akuntansi, yaitu :
1. Akuntansi
manajemen digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi manajemen dalam
melaksanakan fungsi – fungsi perencanaan dan pengendalian serta pengambilan
keputusan yang terkait operasi perusahaan.
2. Akuntansi
keuangan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pihak ekstern akan informasi yang
berkaitan.
1.8 Lingkup
Akuntansi Internasional dan Organisasi Buku
Dalam
prespektif internasional, akuntansi berkenaan dengan Diversitas akuntansi dan
keragaman yurisdiksi. Diversitas akuntansi merupakan problem yang telah,
sedang, dan akan terus diupayakan solusinya. Sedangkan keragaman yurikdisi
merupakan kenyataan yang harus diterima. Pembahasan yang menyangkut diversitas
akuntansi tentu saja termasuk dalam bidang akuntansi keuangan. Sementara
pembahasan yang berkenaan dengan keragaman yurisdiksi termasuk dalam bidang
akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen.
BAB 9
Analisis Laporan Keuangan Internasional
9.8 Konvergensi Akuntansi
Internasional
Internatioanl
Accounting Standars Board (IASB) merupakan restrukturasi dari Internatioanal
Accounting Standars Committee (IASC) yang didirikan pada tahun 1973. IASB ini
menetapkan standar-standar pelaporan keuangan internasional (International Financial reporting standars,IFRS).
Alasan utama penyusunan standar akuntansi internasional adalah untuk
meningkatkan komparabilitas informasi keuangan yang lebih tinggi dalam
perspektif internasional yang akan membantu para investor dalam pengambilan
keputusan dan mengurangi biaya penyusunan laporan keuangan oleh emiten.
Semula
standar-standar internasional disusun dengan menijinkan adanya fleksebilitas
untuk mengadopsi kepentingan-kepentingan nasional yang berbeda-beda. Sekarang
ini banyak perusahaan yang memilih untuk mengikuti standar-standar
internasional, walaupun didalam praktik kepatuhanya masih harus ditingkatkan.
Sebagai contoh UE memutuskan mengadopsi IAS/IFRS untuk semua perusahaan yang
terdaftar di pasar saham yang efektif mulai tahun 2005, China pada tahun 2007,
Rusia pada tahun 2010, dan Kanada
memutuskan untuk beralih ke IFRS pada tahun 2011.