Jumat, 26 April 2013

Akuntansi Internasional

Nama  : Nike Alan Orlando
Npm    : 25209265
Kelas   : 4EB18


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Akuntansi Sebuah Bahasa Bisns
            Akuntansi merupakan alat komunikasi. Oleh karena itu, akuntansi disebut bahasa bisnis. Bahasa dapat dipelajari, begitu pula akuntansi dapat dan perlu dipelajari agar dapat terjadi komunikasi bisnis antar pihak-pihak yang berkepentingan.

1.2 Akuntansi Keuangan dan Akuntasi manajemen
            Akuntansi manajemen yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi manajemen dalam melaksanakan fungsi-fungsi perencanaan dan pengendalian serta pengambilan keputusan yang terkait dengan operasi dan akuntansi keuangan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemakaian eksternal akan informasi keuangan yang terkait dengan perusahaan yang bersangkutan.
            Masing-masing akuntansi tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda. Salah satu perbedaan tersebut adalah bahwa akuntansi keuangan memerlukan regulasi atau standar, sementara akuntansi manajemen tidak memerlukan.

1.3 Perkembangan Praktik Akuntansi
            Praktik akuntansi terus berubah sesuai dengan kebutuhan, baik kebutuhan pelaksanaan akuntansi maupun kebutuhan penerimaan atau pencari informasi tersebut. Diversitas yang merupakan rintangan terhadap globalisasi bisnis dan arus dana sudah dirasakan sejak tahun 1960-an. Untuk mengikis diversitas tersebut, oganisasi-organisasi profesi akuntansi di dunia untuk membentuk Internatioanl Accounting Standars Commite (IASC).

1.4 Diversitas Akuntansi
Akuntansi suatu yurisdiksi atau negara berbeda dengan akuntansi yurisdiksi atau negara yang lain, sesuai dengan faktor-faktor penyebab yang terdapat pada masing-masing yurisdiksi. Berikut ini uraian mengenai diversitas akuntansi tersebut dilihat dari aspek pengukuran asset dan kewajiban dan aspek penentuan modal dan laba periodik.

1.5 Peran Akuntansi
            Peran akuntansi tiap negara berbeda, seperti halnya pada laporan akuntansi keuangan. Namun pada hakikatnya adalah sama, bukti bahwa laporan akuntansi adalah relevan dengan keputusan yang diambil oleh investor dalam pengambilan keputusan untuk pembelian ataupenjualan saham. Ini merupakan contoh secara umum yang terjadi.

1.6 Korporasi Multinasional dan Keterlibatanya Dalam Bisnis Internasional
Perusahaan yang paling rendah tingkat globalisasi bisnisnya adalah perusahaan yang mempunyai transaksi utang piutang alam valuta asing (valas), sementara yang tingkat globalisasinya paling tinggi adalah koporasi multinasional (MNC, multinational corporation). MNC adalah perusahaan yang terlibat dalam produksi dan penjualan barang atau jasa pada lebih dari sebuah negara.

1.7 Pengertian Akuntansi Internasioanal
Ada 2 tipe akuntansi, yaitu :
1. Akuntansi manajemen digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi manajemen dalam melaksanakan fungsi – fungsi perencanaan dan pengendalian serta pengambilan keputusan yang terkait operasi perusahaan.
2. Akuntansi keuangan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pihak ekstern akan informasi yang berkaitan.

1.8 Lingkup Akuntansi Internasional dan Organisasi Buku
            Dalam prespektif internasional, akuntansi berkenaan dengan Diversitas akuntansi dan keragaman yurisdiksi. Diversitas akuntansi merupakan problem yang telah, sedang, dan akan terus diupayakan solusinya. Sedangkan keragaman yurikdisi merupakan kenyataan yang harus diterima. Pembahasan yang menyangkut diversitas akuntansi tentu saja termasuk dalam bidang akuntansi keuangan. Sementara pembahasan yang berkenaan dengan keragaman yurisdiksi termasuk dalam bidang akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen.

BAB 9 Analisis Laporan Keuangan Internasional
9.8 Konvergensi Akuntansi Internasional
            Internatioanl Accounting Standars Board (IASB) merupakan restrukturasi dari Internatioanal Accounting Standars Committee (IASC) yang didirikan pada tahun 1973. IASB ini menetapkan standar-standar pelaporan keuangan internasional (International Financial reporting standars,IFRS). Alasan utama penyusunan standar akuntansi internasional adalah untuk meningkatkan komparabilitas informasi keuangan yang lebih tinggi dalam perspektif internasional yang akan membantu para investor dalam pengambilan keputusan dan mengurangi biaya penyusunan laporan keuangan oleh emiten.
            Semula standar-standar internasional disusun dengan menijinkan adanya fleksebilitas untuk mengadopsi kepentingan-kepentingan nasional yang berbeda-beda. Sekarang ini banyak perusahaan yang memilih untuk mengikuti standar-standar internasional, walaupun didalam praktik kepatuhanya masih harus ditingkatkan. Sebagai contoh UE memutuskan mengadopsi IAS/IFRS untuk semua perusahaan yang terdaftar di pasar saham yang efektif mulai tahun 2005, China pada tahun 2007, Rusia pada tahun 2010, dan Kanada  memutuskan untuk beralih ke IFRS pada tahun 2011.  
           

Sabtu, 12 Januari 2013

TUGAS SOFTSKILL AKHIR ETIKA PROFESI AKUNTANSI

1.   Bagaimanakah budaya organisasi bisa mempengaruhi perilaku etis?
suatu budaya organisasi yang paling cenderung mendorong standar etika yang tinggi adalah budaya yang tinggi dalam mentolerir  risiko, tinggi pengendaliannya, dan tinggi konfliknya. peranan budaya dalam kehidupan manusia sangat berpengaruh yang tidak lepas dari lingkungan sekitar diantaranya nilai-nilai keagamaan yang dapat menjadi landasan dalam perilaku sehari-hari. Budaya organisasi yang berhasil dapat didasarkan pada kemampuan untuk menyesuaikan diri, keterlibatan, misi yang jelas, dan kemantapan atau konsistensi.
2.   Apa yang menentukan tingkat intensitas masalah etika?
  • Etika Organisasi, Merupakan sekumpulan aturan dalam kegiatan  organisasi
  • Tingkat kesepakatan bahwa tindakan tersebut salah.
  • Etika profesi, merupakan sekumpulan aturan yang mengarahkan perilaku kalangan profesi tertentu.
  • Kedekatan pelaku tindakan dengan mereka yang potensial menjadi korban dari tindakan tersebut.
  • Etika Sosial, merupakan aturan  yang mengarahkan tindakan dalam bermasyarakat.

3.   Faktor yang mempengaruhi etika secara Internasional :
a.       Tanggung jawab
b.      Kejujuran
c.       Integritas
d.      Objektivitas
e.       Independensi
f.       Profesionalisme

4.   Contoh skandal dibidang Akuntansi dalam kurun waktu 2005-2012 :

Kasus PT GREAT RIVER INTERNATIONAL Tbk

Pelanggaran yang terjadi pada PT GREAT RIVER INTERNATIONAL Tbk yaitu overstatement atau kelebihan pencatatan akun penjualan menggunakan metode yang berbeda dari ketentuan yang ada pada tahun 2007. Di mana PT Great River Internasional Tbk menyertakan nilai ekspor dengan mencantumkan harga bahan baku, aksesoris, ongkos kerja dan laba perusahaan. Padahal perusahaan menerima order pakaian dari luar negeri dengan bahan baku dari pemesan sehingga perusahaan hanya mengeluarkan ongkos operasi pembuatan pakaian. Namun alasan perusahaan mengapa disertakan biaya lain yaitu untuk menghindari dumping dan sanksi perpajakan.
Bapepam juga menemukan beberapa pelanggaran yaitu adanya indikasi penipuan dalam penyajian laporan keuangan dengan kelebihan pencatatan penyajian akun penjualan dan piutang dalam laporan keuangan tersebut di mana kelebihan itu berupa penambahan asset tetap dan penggunaan dana hasil emisi obligasi yang tanpa pembuktian.
kesalahan pencatatan atas laporan keuangan perusahaan dengan penggelembungan akun penjualan, piutang dan asset hingga ratusan miliar rupiah di Great River, maka Great River mengalami kesulitan dalam membayar utangnya (selain kesulitan membayar utang, perusahaan juga gagal membayar obligasi senilai 300 milyar). Penggelembungan akun-akun/kesalahan pencatatan yang menyebabkan overstatement tidak menggambarkan kondisi nyata keuangan pada perusahaan tersebut.